Pertanyaan JawabanJawaban singkat untuk pertanyaan โmengapa Allah menciptakan kita?โ adalah karena kehendakNya. Wahyu 411 mengatakan โsebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." Kolose 411 mengulangi poin itu, โsegala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Diaโ Kolose 116. Diciptakan sesuai dengan kehendak Allah bukan berarti umat manusia diciptakan untuk menghibur Allah. Allah itu Pribadi pencipta dan suka mencipta. Allah itu Pribadi, dan Dia suka kalau ada ciptaan lain yang dapat menjalin hubungan yang sejati denganNya. Diciptakan dalam gambar dan rupa Allah Kejadian 127 berarti manusia memiliki kemampuan untuk mengenal Allah โ dan karena itu bisa mengasihi Dia, menyembah Dia, melayani Dia, dan bersekutu denganNya. Allah tidak menciptakan manusia karena Dia membutuhkan mereka. Sebagai Allah, Dia tidak membutuhkan apa-apa. Dalam kekekalan, Dia tidak kesepian, sehingga Dia tidak membutuhkan โteman.โ Dia mengasihi kita, namun ini tidak sama dengan membutuhkan kita. Kalau kita tidak pernah ada, Allah tetap Allah โ Dia yang tidak berubah Maleakhi 36. AKU adalah AKU Keluaran 314 yang tidak pernah tidak puas dengan keberadaanNya yang kekal. Ketika Dia menciptakan alam semesta, Dia melakukan apa yang menyenangkanNya. Karena Allah itu sempurna, tindakanNya pun sempurna. โSangat baikโ Kejadian 131. Demikian pula, Allah tidak menciptakan makhluk yang โsetaraโ atau yang sama dengan diriNya. Secara logis, Dia tidak dapat melakukan hal tersebut. Kalau Allah menciptakan makhluk lain yang sama kuasanya, sama pintarnya, dan sama sempurnanya, maka Allah tidak lagi merupakan Allah yang Esa dan Sejati karena berarti ada dua allah โ dan ini sesuatu yang tidak mungkin. โbahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Diaโ Ulangan 435. Segala sesuatu yang Allah ciptakan haruslah lebih rendah dari diriNya. Apa yang diciptakannya tidak pernah bisa lebih besar dari Dia yang menciptakan. Mengakui kedaulatan dan kesucian Allah secara sempurna, kita menjadi kagum bahwa Allah mengambil manusia dan โmemahkotainya dengan kemuliaan dan hormatโ Mazmur 85. Dia bahkan bersedia merendahkan diri dan menyebut kita โsahabat-sahabatโ Yohanes 1514-15. Mengapa Allah menciptakan kita? Allah mencipta kita sesuai dengan kehendakNya, sehingga kita, sebagai ciptaanNya, dapat mengenal Dia. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Mengapa Allah menciptakan kita?
SesungguhnyaAllah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. dan Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang denganMudariszi "Para sahabat termasuk Khalifah Rasyidin telah menepati janji setia mereka kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, yaitu meluaskan dan menguatkan agama Islam serta membesarkan Allah SWT dan menyampaikan Al Qur'an kepada manusia (penduduk bumi). Itu menunjukkan Rasulullah SAW dan para sahabat telah menegakkan agama Allah yaitu agama
Kalau Tuhan itu Esa, kenapa agama itu banyak?" apakah Tuhan bisa menciptakan Tuhan yang lain? Yang berarti pemikiran itu ingin mengagalkan keMaha Esaan Tuhan. Terus semakin kedepan otak manusia jadi luas dan menemukan ada Tuhan/Allah terus jadinya ada agama2 baru nuncul. Kaya gitu deh. 23-02-2022 20:17 . c4punk1950 memberi reputasiDisarikandari video kajian singkat "Alasan Kenapa Engkau Harus Belajar Agama", Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah. Semoga jawaban pertanyaan tentang kenapa kita harus belajar agama ini bermanfaat dan memberikan faidah kepada kita semua. Dapatkan berbagai informasi lainnya mengenai artikel islami, poster nasihat, info
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan Maknaayat itu adalah bahwa Allah menciptakan manusia supaya menyembah Dia saja, tak menyekutukan dengan yang lain. Siapa yang taat pada Allah, maka Allah akan membalasnya dengan balasan yang sempurna. Siapa yang bermaksiat pada-Nya, Allah akan menyiksanya dengan parah." (Ibnu Katsir, Tafsรฎr Ibnu Katsรฎr, VII, 425). .