contoh menggunakan telepon Telepon seluler five Kelebihan telepon seluler ü Terdapat berbagai macam standart handphon, diantaranya Ø AMPS analog mobile phone service/advanced mobile phone service. Yaitu, standart telepon di pakai pada tahun 80an. Ø TDMA time divisoin multiple acces. Yaitu, standart digital yang memungkinkan masing-masing saluran sesluer di bagimenjadi beberapa slot waktu, dengan begitu maka dapat menyediakan penambahan kapasitas AMPS. Ø GSM global system from mobile. Yaitu, standart mobile yang paling banyak digunakan di dunia dangan masukan di eropa. Perluasan GPRS ysng memungkinkan fitur-fitur baru seperti MMS dan WAP. Ø CDMA Code divison multiple acces. Yaitu, standart barudi bandingkan tiga standart sebelumnya. CDMA memungkinkan kapasitas yang besar dan mobilitas data yang tinggi. ü Terdapat fitur-fitur canggih, diantaranya Ø SMS smart massage service Salah satu sistem yang memungkikan 160 teks dikirim dan diterima telepon seluler GSM dengan menggunakan saluran kontrol. Ø MMS multi media massage Memungkinkan telepon menerima dan mengirim pesan multi media. Ø E-mail Asal mulanya di komputer tetapi seiring berjalannya waktu telepon seluler bisa mengirim email dan menerima pesan memaluli email. Ø Daftar kontak Berfungsi untuk menyimpan nama kontak dan nomer telepon kontak. Ø Register Berfungsi untu melihat nomer telepon dan melihat durasi telepon. Ø Null Untuk memberitahukan jika ada telepon masuk atau pesan masuk melalui media suara. Ø Permainan Ø Kamera Ø Pengingat Ø Praktis dan efisien Ø Aksesoris Ø keamanan Ø Jam dan alaram Ø Kalkulator Ø Bluetooth Sistem komunikasi frekuensi radio yang di rancang untuk menghubungkan alat bersamaan. v Kekurangan telepon seluler ü Tarif Tarifnya terbilang mahal ditambah dengan roming ü Siknyal Jangkauan sinyal yang lemah masih memakai sistem operator sehingga kurang maksimal. ü Virus Virus menyerang komponen seluler hal ini mengakibatkan gangguan pada telepon seluler. ü Perawatan dan pemeliharaan Agar telepon seluler dalam ke adaaan baik maka harus merawatnya di antaranya Ø Jauhkan dari jangkauan anak kecil. Ø Jaga agar telpon tetap kering tidak kena air dan tidak kena api. Ø Jangan menyimpan telpon genggam di tempat berdebu atau kotor. Ø Jangan menyimpan telepon di tempat dingin Ø Jangan sampai terpukul, terjatuh, dan terguncang. Ø Jangan menggunakan bahan kimia keras, larut, atau detergen. v Mengganggu peralatan elektronik ü Alat pacu jantung Jara antara telepon dan pacu jantung minimal xx cm untuk menghindari gangguan alat pacu jantung. ü Peralatan medis Pengoprasian telepon seluler dapat mengganggu fungsional peralatan medis. v Lingkungan hidup Telepon seluler menggunakan cloth logam dan plastik yang teruainya susah buat lingkungsn v Telepon seluler Telepon seluler mempunyai frekuensi 450-900 MHz .frekuensi ini menimbulkan bahaya penyakit seperti Alzhemer yaitu menurunkan ingatan dan kemampuan berfikir.. Source
Barulahpada tahun 1974, AT&T, pengembang Telepon Radio bereksperimen dengan komunikasi seluler. Komunikasi seluler ini bekerja pada frekuensi 800-900 MHz. Telepon kabel dan Telepon seluler memiliki fungsi berbeda dan masing masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Fiber optik merupakan sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan sangat kecil daripada kabel lain pada umumnya, bahkan bisa lebih kecil daripada sehelai rambut. Fiber optik juga dapat digunakan untuk menyalurkan sinyal menggunakan cahaya dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Kabel ini biasanya menggunakan cahaya yang bersumber dari laser atau LED, dan memiliki ukuran diameter kurang lebih 120mm. Scrol ke bagian bawah untuk langsung melihat langsung kelebihan dan kekurangn kabel fiber optik. Kelebihan dan kekurangan kabel Fiber Optik Teknologi fiber optik kini juga sudah mulai dipakai di Indonesia pada jaringan telepon dan internet, salah satu perusahaan yang telah memakai teknologi fiber optik adalah Telkom Indonesia dan digunakan pada produknya yang bernama Indihome Fiber. Namun belum semua daerah bisa menikmati layanan fiber optik fiber optikFiber optik memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh kabel lain pada umumnya, seperti berikut ini. Fiber optik mampu menyalurkan data yang lebih banyak dengan kecepatan yang tinggi, bahkan bisa mencapai Gbps, sehingga lebar pita bandwidth menjadi lebih besar. Memiliki ukuran yang lebih kecil dan ringan daripada kabel lainnya, sehingga dapat menghemat tempat. Memiliki gangguan yang sedikit, dikarenakan fiber optik tidak terpengaruh oleh sinyal elektromagnetik dan radio karena tidak menggunakan listrik melainkan menggunakan plastik dan cahaya. Lebih aman, karena serat optik tidak mudah terbakar dan tidak mengalirkan listrik sedikitpun. Fiber optik dapat mengalirkan sinyal lebih jauh jika dibandingkan dengan kabel yang menggunakan sinyal listrik pada umumya. Bahkan fiber optik tidak memerlukan repeater penguat sinyal, jika diperlukan repeater, biasanya akan diletakkan di jarak yang jauh sekitar 50-100 km. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api. Tidak berkarat Mmapu untuk menjawab teknologi 5 tahun ke depan dari tahun 2019. Kelemahan fiber optikSetiap hal pasti memiliki kelemahan walaupun sangat kecil, termasuk fiber optik. Berikut adalah kelemahan dari teknologi fiber optik. Perawatan dan pemasangan sulit, jika terjadi kerusakan pada kabel fiber optik, maka harus memanggil orang yang sudah berpengalaman dan sudah ahli pada bidang tersebut. Harga relatif mahal jika dibandingkan dengan kabel jenis lainnya seperti UTP yang memiliki harga yang terjangkau. Kabel fiber optik tidak bisa diletakkan di belokan yang sangat tajam, ini dikarenakan fiber optik menggunakan cahaya sebagai penghantar sinyal, jika kabel ditekuk maka cahaya akan bocor dan akan mengalir ke tekukkan tersebut. Teknologi fiber optik sangat cepat dalam mentransfer data karena menggunakan cahaya sebagai penghantarnya, seperti yang kita tahu bahwa cahaya. Namun ketahulah bahwasanya teknologi perkabelan dalam dunia internet sat ini sangat terbaru adalah kabel fiber optik. Source Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan ataupun penguploadtan artikel ini, mohon berikan kritik dan saran, yang sifatnya membimbing dan membantu bagi Admin agar nantinya Admin perbaiki web ini agar lebih baik lagi. Dan semoga kalian bisa mendapatkan informasi atau wawasan baru yang bermanfaat dari web ini. - Seputar informasi lainyaPengertian Jaringan Berkabel Manfaat Jaringan Berkabel Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Berkabel Kelebihan Jaringan Berkabel Kekurangan Jaringan Berkabel– Dalam suatu jaringan komputer ada beberapa macam jenis jaringan berdasarkan Media Trasmisi Data, dibedakan menjadi ii yaitujaringan b erkabel dan jaringan berkabel. Oke kali ini laptopsiipat akan memberikan dulu mengenaipengertian, manfaat dan kekurangan jaringan berkabel,untuk penjelasan mengenai jaringan nirkabel nanti bisa baca disini “Pengertian, Manfaat dan Kekurangan Jaringan Nirkabel Wireless Network” BACA JUGA Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer Lengkap Pengertian Jaringan Berkabel Wired Network Apa itu Jaringan Berkabel?Jaringan Berkabel adalah suatu media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya untuk bisa saling bertukar informasi atau data yang terhubung dalam suatu internet. Salah satu media trasmisi yang digunakan dalan wired network ini adalah kabel UTP. Manfaat dan Kekurangan Jaringan Berkabel Manfaat Jaringan Berkabel Koneksi tidak rentan terhadap gangguan pada sinyal yang dapat memperlambat koneksi karena tidak terganggu oleh cuaca. Koneksi jaringan kabel lebih cepat daripada nirkabel, yang memungkinkan kecepatan transfer information yang cepat. Keamanan yang tinggi. Harganya relatif murah. Bandwith yang lebih tinggi. Kekurangan Jaringan Berkabel Jaringan kabel lebih tidak nyaman digunakan untuk perangkat mobile karena menggunakan kabel. Jaringan Ethernet memiliki keterbatasan fisik untuk menjangkau semua expanse kantor. Kabel mudah rusak, untuk itu harus berhati-hari saat menggunakanya. Untuk memperluas jaringan, membutuhkan lagi banyak biaya yang cukup mahal karena memerlukan banyak router atau switch. Yuk Apabila Ada yang Ingin Ditanyakan Seputar Web log atau yang Lainnya, Kalian Bisa Follow Founder Admin Laptop Si Ipat Dibawah Ini Akhir Kata Nah itu dia penjelasan mengenai Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Berkabel Wired Network . Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat kepada kalian khususnya yang ingin tau lebih dalam Penjelasan mengenai Pengertian Jaringan Berkabel Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Berkabel Manfaat Jaringan Berkabel Kekurangan Berkabel. Apabila kalian suka dengan artikel ini kalian dapat share ke teman-teman kalian, dan jangan lupa untuk tinggalkan komentar ya. Pengertian, Manfaat dan Kekurangan Jaringan Berkabel Wired Network Reviewed by Mohamad Ilfat Bariki on 1/02/2018 Rating 5
Jenis, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Kabel Twisted Pair/Twisted Pair Cable. T wisted Pair Cable adalah sebuah bentuk kabel yang dua konduktornya digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan gangguan elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel pasangan berbelit tak terlindung ( UTP cables ), dan wicara
Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik Serta Perangkatnya Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik Serta Perangkatnya. Di artikel sebelumnya, telah membahas tentang seluk beluk dari kabel fiber optik. Kali ini, kami akan membahas kelebihan dan kekurangan dari penggunaan kabel fiber optik itu sendiri. Berikut ulasannya ! Kelebihan Fiber Optik Laju data dan kecepatan operasi fiber optik sangat tinggi, hingga mencapai 1000 mbps mega byte per second. Kecepatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan kabel jaringan twisted pair ataupun coaxial. Kabel fiber optik mampu mengirimkan sinyal lebih jauh dibanding kabel jaringan lainnya, Bahkan tanpa penguat jaringan sekali pun, sinyal dapat dikirimkan hingga jarak 1000 km. Material kabel fiber optik lebih awet dan dapat bertahan dari berbagai kemungkinan – kemungkinan kerusakan akibat kondisi lingkungan seperti panas ataupun kelembaban udara. Biaya perawatannya pun menjadi lebih sedikit. Kabel fiber optik kuat terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel. Karena tidak membawa arus listrik sama sekali, fiber optik kebal terhadap efek interferensi elektromagnetik seperti radio, motor, dan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya. Bandwith kabel fiber optik tergolong memiliki kapasitas yang besar yaitu sekitar 1 GB per second. Bahkan, banyak perangkat dari perusahaan internet ataupun telepon yang dapat bekerja dengan koneksi 10 GB per second. Lebih aman, kabel fiber optik dibuat minim distorsi sehingga kemungkinan penyadapan lebih kecil. Sehingga kabel fiber optik cocok sekali digunakan untuk telekomunikasi yang memerlukan keamanan yang lebih tinggi. Selain itu, karena tidak memancarkan energi elektromagnetik, penyadapan hampir tidak mungkin dilakukan. Kabel fiber optik tidak mudah terbakar karena material penyusunnya adalah serat kaca dan bukan merupakan konduktor. Tidak ada bahaya percikan api seperti pada kabel listrik. Percikan api dapat menjadi ancaman yang sangat berbahaya, terutama pada pabrik-pabrik kimia. Proses instalasi kabel fiber optik menjadi lebih mudah karena lebih fleksibel dan ukurannya pun sangat kecil. Instalasi kabel fiber optik dapat dilakukan pada berbagai tempat seperti bagian dalam gedung, bawah tanah, ataupun di dalam air sekalipun. Hal ini karena bentuk kabel fiber optik yang lebih kecil dan sangat fleksibel. Kelemahan Fiber Optik Proses instalasi fiber optik terbilang mahal dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya. Hal ini karena material dan proses instalasi kabel fiber optik lebih mahal serta rumit. Saat proses instalasi fiber optik, diperlukan beberapa alat khusus dan perangkat elektronik yang sangat mahal. Sehingga instalasi fiber optik ini dibutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya Seperti dijelaskan sebelumnya, karena proses intalasinya memerlukan perangkat khusus, maka dibutuhkan teknisi yang ahli apabila mengalami kerusakan. Hal ini tentu memerlukan biaya tambahan, dari saat pemasangan ataupun ketika mengalami kerusakan. Masih terdapat kemungkinan kehilangan data, karena adanya atenuasi gelombang cahaya pada jarak yang sangat jauh. Sehingga kabel fiber optik membutuhkan repeater untuk mengurangi atenuasi. Dalam pengoperasiannya, fiber optik membutuhkan sumber cahaya yang benar-benar kuat untuk mentransmisikan data dengan baik. Proses intalasi fiber optik juga harus melalui jalur yang berbelok atau memiliki sudut dan melengkung. Hal ini agar pergerakan gelombang cahaya pada kabel fiber optik lebih mulus. Adapun, karakteristik dari serat optik itu sendiri ditentukan oleh Numerical Aperture NA, merupakan parameter sebagai representasi dari sudut penerimaan maksimal. Pada tahap ini, berkas cahaya masih bisa diterima dan merambat di dalam inti serat. Sudut penerimaan ini dapat berbentuk aneka rupa tergantung kepada karakteristik indeks bias inti dan selubung serat optik. Semakin besar NA Numerical Aperture maka semakin banyak jumlah cahaya yang diterima oleh serat. Akan tetapi, sebanding dengan kenaikan NA Numerical Aperture yang menyebabkan lebar pita berkurang, serta kerugian penyebaran serta penyerapan akan bertambah. Oleh karena itu, nilai NA Numerical Apertureyang besar hanya baik digunakan untuk aplikasi jarak pendek dengan kecepatan rendah Redaman atau atenuasi serat optik merupakan karakteristik penting yang harus diperhatikan. Atenuasi memiliki kaitan dalam menentukan jarak pengulang repeater, jenis pemancar dan penerima optik yang harus digunakan. Dispersi adalah pelebaran pulsa yang terjadi ketika sinyal merambat melalui sepanjang serat optik. Dispersi akan membatasi lebar pita bandwidth dari serat fiber optik. Sementara itu, komponen pemasangan dari kabel fiber optik itu terdiri dari berbagai perangkat seperti connector, pigtail, SFP, Patch cord, ODF, dan wall mount. Berikut pembahasan selengkapnya! Spesifikasi dalam pemasangan komponen SFP yang patut dipatuhi adalah 850 nm 550m multi-mode fiber SX 1310 nm 10 km single-mode fiber LX 1490 nm 10 km single-mode fiber BS-D 1550 nm 40 km XD, 80 km ZX, 120 km EX or EZX] 1490 nm 1310 nm BX, Single Fiber Bi-Directional Gigabit SFP Transceivers Pada perangkat SFP terdapat Transmitter TX dan Receiver Rx. Transmitter di perangkat A harus bertemu dengan Receiver di perangkat B, begitu juga sebaliknya. Wall-mount, merupakan terminasi fiber optic yang menempel di dinding. Optical Termination Box OTB atau Optical Distribution Frame adalah terminasi fiber optic yang ada pada rak ataupun boks. Optical Termination Box OTB, atau sering disebut Optical Distribution Frame adalah terminasi fiber optic yang ada pada rak ataupun boks. Joint Closure, merupakan titik sambung dari kabel fiber optik. Umumnya terdapat pada instalasi outdoor. High Distribution Cabinet, merupakan rak sebagai tempat terminasi kabel fiber optik. Alat Sambung, penyambungan kabel optik memiliki istilah Dalam penyambungan fiber optik diperlukan alat khusus yaitu splicer. Terdapat 2 metode dalam penyambungan optik yaitu fusion splicing dan mechanical splicing. OTDR Optical Time-Domain Reflectometer, merupakan suatu perangkat yangdigunakan untuk mengukur parameter-parameter seperti atenuasi, panjang, ataupun kehilangan pencerai dan penyambung dalam sistem telekomunikasi kabel fiber optik. OTDR pada dasarnya terdiri dari satu sumber optik dan satu penerima receiver, modul akuisisi data, CPU, media penyimpanan data, dan layar monitor. Melalui OTDR, seorang engineer dapat mengetahui kualitas dari fiber optik, besar redaman sepanjang lintasan, sampai lokasi putus nya kabel jarak dari lokasi pengukuran. Optical Power Meter, merupakan perangkat untu mengukur panjang gelombang dan kekuatan dari sinyal optik. Dari informasi power yang diterima, seorang engineer dapat mengetahui apakah kualitasnya masih sesuai dengan spesifikasi perangkat atau tidak. Selain itu, dapat digunakan untuk melakukan segmentasi permasalahan sehingga dapat menelusuri apakah sumber masalah dari SFP dengan power slemah, dari patch cord yang bermasalah, ataupun dari core yang berada pada ODF / OTB. Media Converter, digunakan untuk melakukan konversi dari FO ke Ethernet atau sebaliknya Meski proses intalasi fiber optik terbilang rumit dan mahal. Namun, berbagai nilai plus yang dimiliki fiber optik dibanding kabel jaringan lain membuatnya masih sangat diminati. Sekian artikel Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik Serta Perangkatnya Apabila anda memerlukan jasa pemasangan jaringan. Bisa menghubungi kami disiniPada arsitektur jaringan diperlukan media transmisi berupa kabel agar dapat terhubung dengan ethernet card, konektor, Berikut kelebihan dan kekurangan dari jaringan mesh: 1. Kelebihan Topologi Mesh Telepon: 0274-882257 / 021-25556765. Email/Contact: [email protected] Technical Support:
Telepon kabel atau biasa disebut telepon dasar adalah salah satu teknologi komunikasi kuno yang hingga kini masih digunakan. Teknologi ini memungkinkan orang untuk berkomunikasi dari jarak jauh tanpa perlu bertemu langsung. Meskipun sudah bayak teknologi modern yang muncul, namun telepon kabel masih cukup relevan dan menjadi pilihan bagi beberapa orang. Bagi sebagian orang, telepon kabel menjadi simbol nostalgia. Teknologi ini juga cukup mudah dalam penggunaannya. Meski begitu, tidak semua orang memahami cara kerja dari telepon kabel. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap cara kerja telepon kabel dan bagaimana teknologi ini tetap relevan hingga kini. Apa itu Telepon Kabel? Telepon kabel merupakan alat komunikasi yang memungkinkan dua orang untuk berbicara melalui jalur kabel tembaga. Telepon kabel terdiri dari beberapa komponen seperti mikrofon, speaker, dan sebuah tuas pengait atau switchhook yang berfungsi sebagai saklar off dan on. Pada saat telepon kabel dihubungkan, sisi pengirim suara akan menghasilkan gelombang analog yang berupa getaran udara. Getaran udara ini kemudian ditangkap oleh mikrofon dan diubah menjadi sinyal elektrik. Sinyal elektrik ini dikirimkan melalui kabel yang ada dalam telepon menuju sisi penerima dan diubah menjadi getaran udara oleh speaker. Cara Kerja Telepon Kabel Pada dasarnya, cara kerja telepon kabel cukup sederhana. Ketika seseorang ingin melakukan panggilan, ia akan mengangkat gagang pada telepon. Saat gagang diangkat, switchhook pada telepon akan terhubung, sehingga mengaktifkan aliran listrik melalui kabel telepon. Setelah itu, pengirim suara akan memberikan kata-kata yang ingin dikirimkan dengan suaranya. Suara tersebut ditangkap oleh mikrofon yang terdapat pada bagian bawah telepon. Mikrofon akan mengubah suara menjadi sinyal elektronik untuk dikirim ke jaringan telepon. Sinyal elektronik dari mikrofon akan diterima oleh pusat telepon dan kemudian diteruskan ke telepon yang ingin dihubungi. Suara yang diterima kemudian diubah kembali menjadi suara manusia oleh speaker dari telepon penerima. Jika ingin mengakhiri panggilan, cukup dengan menurunkan gagang telepon. Saat gagang diturunkan, switchhook pada telepon akan terputus dan menghentikan aliran listrik sehingga panggilan telah selesai. Kelebihan dan Kekurangan Telepon Kabel Meskipun sudah ada teknologi baru seperti telepon seluler, telepon kabel tetap menjadi pilihan beberapa orang. Salah satu keuntungan dari telepon kabel adalah keamanan. Telepon kabel tidak terhubung dengan internet dan tidak mudah dibobol oleh pihak luar seperti yang terjadi pada telepon seluler. Selain itu, telepon kabel juga lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan telepon seluler. Hal ini disebabkan karena telepon kabel tidak memerlukan daya baterai untuk digunakan. Dengan demikian, telepon kabel dapat digunakan selama bertahun-tahun tanpa harus diganti baterainya. Namun, telepon kabel juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah keterbatasan gerakan. Telepon kabel terhubung dengan kabel, sehingga penggunanya harus berada di dekat telepon selama melakukan panggilan. Selain itu, telepon kabel tidak dapat digunakan saat penggunanya berada di luar area jangkauan kabel. Bagaimana Telepon Kabel Tetap Relevan Hingga Kini? Seiring berkembangnya teknologi, telepon kabel juga mengalami modernisasi. Keberadaan telepon kabel masih dibutuhkan oleh beberapa kesatuan arsitektur untuk mengantisipasi tuntutan estetika bangunan. Selain itu, telepon kabel juga masih ditemukan di beberapa kantor dan rumah-rumah dengan alasan keamanan dan kualitas suara yang lebih baik. Beberapa perusahaan juga masih menggunakan telepon kabel sebagai alat komunikasi dengan para karyawannya. Hal ini disebabkan karena telepon kabel memiliki fitur dasar, sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan panggilan tanpa harus mempelajari banyak fitur seperti yang terdapat pada telepon seluler. Kesimpulan Telepon kabel mungkin menjadi teknologi yang kuno, namun teknologi ini tetap relevan hingga kini. Cara kerja telepon kabel cukup sederhana dan mudah dipahami. Keberadaan telepon kabel juga masih dibutuhkan oleh beberapa kesatuan arsitektur, perusahaan, dan rumah-rumah yang memerlukan keamanan dan kualitas suara yang lebih baik. Meskipun ada banyak teknologi baru yang muncul seperti telepon seluler, telepon kabel masih menjadi pilihan beberapa orang. Telepon kabel memang memiliki keterbatasan gerakan dan jangkauan, tetapi tetap memiliki keunggulan seperti keamanan dan tahan lama. Dengan demikian, teknologi ini masih layak untuk diteruskan penggunaannya. Terima kasih telah membaca artikel ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya..